Enter Your Search Here


Total Data Saat Ini

548

Peristiwa

11

Advokasi PGI

Infografik Peristiwa

Representasi Visual Informasi, Data, atau Ilmu Pengetahuan Secara Grafis

VIDEO

Dokumentasi-Dokumentasi Penting

Berita Terkini

Rozikin Tekankan Pentingnya Literasi Hak dalam Mewujudkan Kerukunan Beragama

1 tahun yang lalu

askara.co, “Rozikin Tekankan Pentingnya Literasi Hak dalam Mewujudkan Kerukunan Beragama”, 2024.

 

 

ASKARA - Dalam diser...

Viral ASN Bekasi Larang Tetangga Beribadah, Kini Minta Maaf

1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel ini bersumber dari portal fajar.co.id tanggal 25 September 2024 FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Viral video seorang ibu yang terlihat marah-marah kepada warga sekitar di media sosial. Kemarahannya dipicu karena melarang tetangganya beribadah di rumah. Diketahui sosok wanita berdaster itu merupakan Aparatur Negeri Sipil (ASN) Eselon 3 Bekasi yang bernama Masriwati. Adapun lokasi kejadian berada di Perumnas 2, Kecamatan Bekasi Sel...
Viral! Emak-Emak ASN Ngamuk Larang Umat Kristiani Ibadah, Pj Walkot Bekasi: Kita Tindaklanjuti!

1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel berita ini bersumber dari portal berita okezone.com tanggal 23 September 2024 BEKASI- Pj Wali Kota Bekasi, R Gani Muhamad menanggapi aduan warga, pemberitaan dan video viral di media sosial terkait dugaan intoleransi yang dilakukan oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi menindaklanjuti dan mengkonfirmasi ASN yang terduga melakukan tindakan intoleransi. Gani pun meminta Perangkat Dae...
Respons Kemenag soal ASN Pemkot Bekasi Larang Tetangga Ibadah sambil Marah-marah

1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel berita ini bersumber dari portal berita inews.id tanggal 23 September 2024 JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) merespons video perempuan berprofesi aparatur sipil negara (ASN) yang mengamuk dan melarang tetangganya beribadah di Kota Bekasi. Video itu viral dan menjadi sorotan di media sosial. Direktur Jenderal Bina Masyarakat (Dirjen Bimas) Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan video itu menunjukkan masih pe...
Sejarah Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral

1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel berita ini bersumber dari portal cnnindonesia.com tanggal 5 September 2024 Jakarta, CNN Indonesia -- Paus Fransiskus mengungkapkan kekagumannya terhadap Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral di Jakarta Pusat hari ini (5/9). Dalam pidatonya, Paus berharap terowongan itu bisa menjadi tempat berdialog dan berjumpa dengan semangat kerukunan dan persahabatan. "Ketika kita berpikir tenta...
Advokasi Terkini
Polemik penolakan GBI Gerendeng Tangerang
2 bulan yang lalu

Sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat sekitar memprotes keberadaan GBI Gerendeng. Protes ...

Tragedi Caringin: gereja ditutup, warga diusir, dan anak putus sekolah.
3 bulan yang lalu

Pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025 sebuah rumah doa di kecamatan Caringin, Garut ditutup secara permane...

Ironi pengrusakan dan persekusi anak-anak yang berujung damai
4 bulan yang lalu

Tindakan persekusi & pengerusakan tempat dan penyerangan anak-anak oleh sekelompok orang pada 27 Jul...

Kepala Desa menjamin kebebasan beribadah Desa Sumber Makmur
4 bulan yang lalu

Ada penolakan dari masyarakat sekitar terhadap keberadaan GPdI di Desa Sumber Makmur...

Bupati Kubu Raya sanksi RT intoleran
4 bulan yang lalu

Terjadi penolakan pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sekelompok oran...

Peristiwa Terkini
Viral ASN Bekasi Larang Tetangga Beribadah, Kini Minta Maaf
1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel ini bersumber dari portal fajar.co.id tanggal 25 September 2024 FAJAR.CO.ID, JAK...

Viral! Emak-Emak ASN Ngamuk Larang Umat Kristiani Ibadah, Pj Walkot Bekasi: Kita Tindaklanjuti!
1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel berita ini bersumber dari portal berita okezone.com tanggal 23 September 2024 BE...

Respons Kemenag soal ASN Pemkot Bekasi Larang Tetangga Ibadah sambil Marah-marah
1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel berita ini bersumber dari portal berita inews.id tanggal 23 September 2024 JAKAR...

Sejarah Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Gereja Katedral
1 tahun yang lalu

Catatan: Artikel berita ini bersumber dari portal cnnindonesia.com tanggal 5 September 2024 Jakar...

Tentang Kami

Created by:
PGI
PGI

The name of Rumah Bersama, Shared Home came from the following considerations: Indonesia is a multicultural and multireligious country. She is a home for pan-ethnic religions supported by the government, i.e., Islam, Protestantism, Catholicism, Hinduism, Buddhism, and Confucianism. Other pan-ethnic faiths, such as Sikhism, Baha’ism, Judaism, and Taoism, are protected by the constitution to live.

More than 200 ancestral/indigenous religions and streams of spirituality, under the banner of Believers of the Almighty God (Penghayat Ketuhanan Yang Maha Esa), lived and prospered in this archipelago. Christianity started with the fundamental theological notion of Oikos. It connotes “house,” “home,” “family,” “sanctuary,” “household,” and other structural dwellings. Rumah Bersama, Shared Home is an enhanced version of Oikos that is a welcoming and safe place for everybody.

Oikos is significantly related to ekklesia, which popularly translates to “church.” Besides the basic meaning of “a called-out congregation,” the original meaning connotes the citizen of a polis (city-state) participation in addressing common problems. Ekklesia relates to a shared home in which each member actively evolves and develops the home.

Rumah Bersama is a database of the nation’s collective memory, as memoria passionis (memory of suffering) because of the interfaith engagements, and memoria felicitas (memory of happiness) because of abundant shared memories in which interfaith initiatives, peaceful engagements, organic harmony, and other rejoices ensued.

Supported by

CKU Denmark Embassy